Monthly Archives: March 2012

Faktor penyebab kelinci kejang-2 lalu mati & cara pencegahannya


  1. ardelie 15 Maret 2010 pukul 1:11 am

    Salam sejahtera…
    Saya mempunyai kasus 2 kali kejadian bahwa beberapa kelinci yg mengalami kejang2 hebat lalu krglbh 6-8jam ujung-ujungnya lemas trus mati, padahal kelinci sehat2 aja, nafsu makan minum normal & tdk ada ciri-ciri yg menandakan dia sakit. Suplai makan yg saya berikan adalah rumput, konsentrat (bekatul+ampastahu+polart), kadang juga sya berikan sayur(wortel 1minggu 3kali, 1hari 1 buah perekor). Apa yang harus saya lakukan untuk kasus tsb supaya kelinci2ku yg lain tdk mengalami hal serupa. Mohon pencerahaanya, Trimakasih…

  2. Kabar Kelinci Indonesia 15 Maret 2010 pukul 2:01 am

    kolap; atau varian dari kolap. Biasanya menimpa anak kelinci di bawah 3 bulan karena kebanyakan makan padat/konsentrat yang tidak imbang dengan serat (dari rerumputan). Ini sering terjadi karena pemelihara kurang memperhatikan rumput.
    Jika bukan faktor itu, bisa juga disebabkan keracunan pakan. Bisa racun itu dari rumput kotor atau mungkin kotoran tikus. Pada anak kelinci atau pada induk hamil dan menyusui pakan harus ekstra diperhatikan. Takaran dan pola makan harus tertib. Jika sudah standar dan kelinci merasa enak jangan suka berganti2 krn pergantian pakan sering juga menimbulkan masalah.

  3. dharma 15 Maret 2010 pukul 2:26 am

    Selamat pagi Pak,
    kelinci saya umur 5 bulan, sudah 5 hari ini lemas, makan sedikit sekali hari 1 tidak mau makan pelet hanya makan rumput dan wortel / sayuran itupun sedikit dan minumnya sangat sedikit, fases sangat dikit namun ukuran bulat hitam kecil dan keras tidak ada lendir (normalnya besar), kencing juga sedikit. kedua kaki depannya selalu dibentangkan melebar kedepan, mata sayu, saya periksa perutnya tidak besar dan keras, sebelum sakit saya kasih pakan pelet, rumput malam hari, wortel, dan daun pisang agak banyak. setelah sakit saya kasih wortel, daun sawi, daun pepaya, dan sedikit bawang putih (krn saya pikir kembung). kemarin sudah mulai makan pelet. tapi kok keadaan masih sangat lemas, sepetinya ke2 kaki depannya lemas sekali untuk digerakan, kalo saya lepas, larinya seperti dipaksakan. kira2 knapa yah… dan solusi pengobatanya apa…. trimakasih.

  4. Kabar Kelinci Indonesia 15 Maret 2010 pukul 2:49 am

    sudah akut itu. Kemungkinan umum dua hal. 1) keracunan makanan, bisa dari rumput, termasuk daun pisang. 2) bisa karena disebabkan oleh stres.
    Karena setiap penyakit harus dideteksi memakai medis, dan itu sulit, maka langkah praktisnya segera berikan vitamin B 12 atau vitamin B komplek, dosis setengah dari manusia. Penting juga memberikan cairan jahe dan merah, atau juga mencampur biji pepaya kering dengan bawang putih dan gula merah.
    Berikan kira2 3-4 sendok makan 2x sehari. Berikan kesempatan bergerak di rerumputan supaya mencari obat2 alamiah seperti patikan kebo, patikan cina, dandelion dll.

  5. dharma 15 Maret 2010 pukul 3:09 am

    wah.. sudah akut yah… :-(
    untuk campuran biji pepaya, bawang putih, dan gula merah,
    itu dicairkan ya.. pemberiannya seperti memberi minum ?…

    terimakasih sebelumnya atas solusinya..

  6. Kabar Kelinci Indonesia 16 Maret 2010 pukul 1:22 am

    ya. kalau pakai sendok sering tumpah, pakai suntikan (tanpa jarum). Baringkan kelinci. masukkan ujung suntik itu dan tekan pelan2. Kelinci harus dalam keadaan tenang.

Categories: dialog seputar kelinci | Tags: | 47 Comments

Faktor penyebab kelinci kita lumpuh & cara pencegahannya


  1. Kabar Kelinci Indonesia 11 Maret 2010 pukul 6:19 pm

    kalau sudah jelas lumpuh ya itu fakta dasarnya adalah miskin kalsium. bisa disebabkan sejak kecil kurang gizi karena induknya kurang gizi, bisa juga disebabkan sejak umur 1,5 bulan lepas menyusui makanan sangat buruk. Jadi ini soal makanan.

  2. aris 14 Maret 2010 pukul 1:14 pm

    pak mau nanya nih….kelinci saya sudah berumur 6 bln,,baru tadi malam mengalami kelumpuhan di bagian kaki blakangnya,,sampai sekarng msh lumpuh,,,cara mengatasi supaya normal kembali bagaimana pak???

    tlng segera bls ke email saya pak…trimakasi

  3. Kabar Kelinci Indonesia 14 Maret 2010 pukul 10:15 pm

    Lumpuh atau radang sendi itu tanda pakan sangat buruk. Kekurangan kalsium sangat jelas. Segera carikan vitamin yg mengandung kalsium. Pakan rumput juga harus terjaga, selain penting dipasok wortel, bayam dan daun pepaya.

Categories: dialog seputar kelinci | Tags: | Leave a comment

Dilarang mengawinkan kelinci sedarah (inses) & gigi tonggos


pongki 4 Maret 2010 pukul 3:40 am

pak mau tanya, gigi tonggos pada kelinci itu faktor keturunan atau bukan? induk betina yang tonggos akan melahirkan anak-anak yang tonggos juga?
apakah jika gigi sudah dipotong kemudian diberikan balok kayu utk digigit-gigit, gigi tidak tumbuh tonggos lagi?

Kabar Kelinci Indonesia 4 Maret 2010 pukul 12:54 pm

itu hasil perkawinan sedarah (inses). bisa menurun kalau dikawinkan sedarah lagi. Perkawinan sedarah itu sangat dilarang. Cari pasangan kawin yang jauh darahnya. Memotong gigi boleh, dengan catatan memakai metode anastesi/analgesi seperti saat memotong gigi manusia. bawalah ke dokter gigi. Jangan asal memotong krn itu akan membuat kelinci bisa kena syaraf. Balok kayu itu tidak berfungsi apa-apa. Orang salah asumsi kelinci hewan menggerat, padahal tidak. Mengerat karena kekurangan kalsium, kalau kalsium dan pakan baik tidak bakal menggerat, salah satu sumber kalsium beri wortel.

Categories: dialog seputar kelinci | Tags: | 2 Comments

Kotoran kelinci keluar mucus/cairan putih itu tanda perut susah mencerna pakan, lidah buaya & jahe


Alphi – Solo 29 Januari 2010 pukul 2:06 am

Salam Sejahtera…
Saya ingin menanyakan, ditempat kotoran saya ngliat ada lendir putih kental & agak lengket. Feses-nya normal, kencing normal, nafsu makan minum normal (daun kacangtanah, jagung muda, konsentrat bekatul+polart, wortel, rumput, daun pisang layu, daun pepaya layu) semua pakan hijauan sy pastikan bersih. Pada tanggal 29-12-09 lalu kelinci itu sy kawinkan untuk yg pertamakali dan sudah terjadi 3x hubungan, sejak 2 minggu terakhir bulunya kasar dan rontok (mungkin sedang ganti bulu ya…?) 2 hari ini matanya berair bukan berlendir, tapi sudah sy kasih tetesmata dan udah agak mendingan. Sebelum dan sesudahnya terima kasih.

Kabar Kelinci Indonesia 29 Januari 2010 pukul 11:03 am

pakannya kok berat2 ya. Mana rumputnya? jagung, daun kacang tanah, bekatul tambah wortel daun pisang. Serat-kasar tinggi semua. Normalkan memakai pakan rumput biar pencernaannya enak. Mucus/cairan putih itu tanda perut susah mencerna pakan karena berat sekali komponennya. carilah rumput dan untuk beberapa hari kurangi pakan padat dan serat kasar tinggi itu. Semoga matanya memang hanya karena iritasi dan bisa sembuh dengan pengobatan luar. tetapi jika itu gejala dari dalam krn pakan kurang standar bisa jadi kekurangan kalsium. wortel ada nilai kalsium tapi tetap kurang. Rumput berdaun lebar agaknya perlu. Berikan lidah buaya satu sendok sehari dua kali selama 4 hari. kupas kulit dan blender saja. Campur parutan jahe 2 sendok setiap pemberian.

Categories: dialog seputar kelinci | Tags: | 1 Comment

Kenapa kencing kelinci spt darah ? Kelinci hamil butuh daun pepaya layu


Kabar Kelinci Indonesia 24 Januari 2010 pukul 4:20 am

soal cairan kencing seperti darah, asal benar2 bukan darah itu hanya pengaruh pigmen makanan, dan wortel sangat mempengaruhi hal itu. Soal nafsu makan tidak ada hubungannya dengan air kencing. setiap kelinci sakit nafsu makannya pasti berkurang. Feses normal tetapi nafsu makan kurang bisa jadi sedang stres. Kalau kami tidak menemukan gejala lain dari pertanyaan Anda, saran kami makanan teruskan saja. KUlit jagung tidak boleh banyak, hanya boleh sebagai campuran. Selada air juga kurang baik. Rumput bersih yang baik, konsentrat dan wortel sudah sangat cukup. dalam kondisi hamil, daun pepaya layu serta air minum yg bersih sangat diperlukan, biar pertumbuhan anaknya bagus.

Categories: dialog seputar kelinci | Tags: | Leave a comment

Bagaimana mengobati faeces kelinci yg lembek berair & OBAT SAKIT MATA ?


Hermanto 14 Januari 2010 pukul 1:10 pm

Terima kasih atas petunjuknya. Saya ingin bertanya ttg: 1. Faeses pada kelinci yg lembek berair ttp tdk berlendir. Kemarin terjadi pd kelinci saya berumur 2 bln, sdh d pisah dg induknya. Saya biasa memakai amoxilin, untuk menolongnya. Dg dosis 1/3 tblt, bagi kelinci dewasa biasanya berhasil. Ttp untuk kelinci yg masih kecil sering gagal. Benarkah tindakan saya ini?
2. Kelinci saya ada masalah pd matanya. Selalu berair, bau tak nyaman, ttp cairanya tak berwarna. Bgmn menolongnya? Selera makan & produktifitasnya ttap tinggi. Selama ini sering saya cuci muka dg desinfektan untuk meringankan nya. Kasih solusinya. Hermanto d Blitar Jatim

Kabar Kelinci Indonesia 14 Januari 2010 pukul 4:32 pm

Kalau lembek hijau itu murni tanpa disertai lendir atau mucus, kemungkinan besar diare biasa. Jika ketahuan dalam waktu sehari cukup dengan ramuan tradisional seperti daun pisang. tetapi jika sudah akut, lebih 3 hari barangkali besar kemungkinan disebabkan oleh pakan busuk atau sebab lain.
Antibiotik amoxilin adalah larangan keras karena sangat tidak familiar dengan kelinci. Mestinya jika mau pakai antibiotik pilih enrofloxacin. Ini adalah antibiotik paling aman. Sedangkan metronidazol atau oxytetraciclyn bisa menjadi alternatif. Jangan lagi pakai amoxilin ya, buat kelinci dewasa sangat beresiko sekalipun selamat. Buat anak bisa kolaps, kalau hidup bisa kekebalan tubuhnya rendah.

2. saya pikir selama kelinci sehat dan terkena gangguan mata bisa pakai obat mata yang paling cocok dengan kelinci. sedikit mahal tapi mujarab. http://kelinci.wordpress.com/category/obat-mata-kelinci/

Categories: dialog seputar kelinci | Tags: | Leave a comment

Kenapa kelinci makan kotorannya sendiri..? Caecotrophs: Makanan Bergizi Kelinci


Kenapa kelinci makan kotorannya sendiri..? Caecotrophs: Makanan Bergizi Kelinci

Posted by Kabar Kelinci Indonesia pada 14 Februari 2010

Kelinci memiliki dua jenis feses yg keluar dari anusnya saat pembuangan setelah fermentasi dari ususnya. Fese kelinci yang pertama ialah jenis bulan hitam keras agak gepeng dan bisa menggelinding. Sedangkan feses satunya ialah jenis lunak, kecil-kecil bergandengan dan lengket. Bentuknya coklat pekat mengkilap. Caesotrop sering dikatakan ”tinja-malam,” tetapi ini sesungguhnya istilah yang menyesatkan karena produksi caesotrop bisa pada siang hari dan keluar pada siang hari juga. Pada beberapa teori ada yang mengatakan diproduksi lebih cepat dalam masa empat jam dan ada pula yang mengatakan 8 jam setelah makan. Itu perbedaan yang tidak signifikan untuk diperdebatkan. Yang jelas caesotrop ini bukan kotoran yang sia-sia dari proses pencernaan, melainkan masih sebagai proses yang belum selesai. Dalam konteks inilah caesotrop sesungguhnya kaya nutrisi karena itu adalah bagian makanan yang tidak tercerna melalui sekum. Karena tidak selesai itulah bagian gizinya keluar lalu kemudian dikonsumsi kelinci lagi. Ini seolah-olah menjijikkan, tetapi jika kita tahu dan sadar membedakan antara tahi dalam pengertian barang terbuang dengan tahi dalam pengertian bukan barang buangan kita bisa memakluminya. Kelinci butuh pasokan nutrisi dari caesotrop untuk pemenuhan hajat gizi setiap waktu. Tanpa caesotrop kelinci akan kurang gizi, bahkan nafsu makan, birahi dan kekebalan tubuhnya menurun drastis. karena itu jangan sampai kelinci Anda tidak memakan caesotrop ini. Bahkan pada kelinci yang sakit karena pencernaannya rusak dan tidak mengeluarkan caesotrop kelinci bisa diberikan caesotrop dari kelinci lain untuk memulihkan penyakitnya. Pada masa lewat 3 hari tanpa mengeluarkan caesotrop disertai sakit, kelinci bisa mati. (dodi kki)

Categories: dialog seputar kelinci | Tags: | Leave a comment

Vitamin buat kelinci apa ya…?


buat sekedar informasi buat tmn2 pecinta kelinci…Vitamin utk kelinci bs kasih IM-BOOST sirup cukup 0,3cc/ekor yg bisa dibeli di apotik deket rumah,gunanya utk memperbaiki daya tahan tubuh (spy ga gampang sakit)+ nafsu mknnya biar tambah. Informasi ini sy dpt dr Dokter hewan n smpe skrg kelinci2 sy sehat2 aja tuh…kasih vitaminnya pake suntikan yg 1ml(1cc) ke mulut kelinci cukup 0,3cc/hari,jarum suntiknya dicabut dl

Categories: dialog seputar kelinci | Tags: | Leave a comment

anak si winny di sarang


anak si winny di sarang

biarpun usia masih sekitar 2 minggu tapi anak si rex ini sudah gesit lho

Categories: Uncategorized | Tags: | Leave a comment

Usia anak kelinci yg aman utk dipisahkan dari induknya agar tidak mudah mati


Ada banyak penyebab kematian anak kelinci di bawah umur 3 bulan. Namun dari sekian banyak penyebab tersebut mayoritas disebabkan oleh pola penyapihan yang tidak beres. Mari kita memakai paradigma yang rasional dalam hal ini. Anak kelinci butuh pasokan Air Susu Induk (ASI) sejak lahir hingga umur antara 32-37 hari. Ini normalnya. Sebagian ada yang mencapai 42 hari masih menyusu. Jika disapih dibawah umur itu, dampak yang nyata ialah kurang gizi. Rumput yang dimakan sejak umur 17-35 hari sesungguhnya belum cukup untuk mengganti gizi ASI. Anak-anak lucu ini selain memang secara naluriah sangat bergantung pada asupan gizi dengan pola yang nikmat dengan cara menyusui induknya, juga butuh gizi yang cukup dari ASI sebagai energi. Tak heran jika banyak kelinci yang disapih dibawah umur 35 hari sering murung dan lesu.

Sekalipun sebagian kelinci tidak mengalami masalah yang fatal disapih di bawah umur standar itu tetapi tetap saja hal itu tidak baik. Hanya sedikit yang tahan hidup lama. Bagi yang tidak tahan dan selalu kangen dengan ASI kelinci stres, setelah stress ia akan males makan rumput atau konsentrat. Di situlah benih-benih kematian berkembang, apalagi dicampur dengan kelinci lain yang mungkin dirasakan tidak membuat nyaman dirinya. Kalaupun kelinci sudah menyusui sampai lebih 35 hari, kita pun tidak boleh memisahkan dari induknya secara mendadak, butuh proses pemisahan berpola, misalnya pagi dipisah, sore dikumpulkan kembali. Pola ini bias dilakukan antara 4-6 hari.

Bagi kelinci anak, sebagaimana manusia, peranan Ibu bukan semata menyusui, tetapi juga sebagai pelindung. Lihatlah dengan fakta di mana sang induk setiap waktu selalu memberi kasih saying pada anak-anaknya dengan cara menjilati atau menikmati kebersamaan saat makan dan tidur. Dari sisi psikologi ketergantungan ini membuat anak-anak sulit berpisah. Makanala dipisah secara mendadak sering mengakibatkan stress dan kehilangan selera makan, bahkan selera hidup. Kita harus paham dan sadar bahwa sebagian dari kelinci kita memiliki daya tahan tubuh yang berbeda, seperti manusia. Ada yang mudah sakit dan ada yang kebal penyakit. Sebagai langkah aman, maka kita mesti memberlakukan semuanya sebagai kelinci yang rentan penyakit, terutama stress.Dengan cara itu kita bias menjaga anak-anak kelinci dari kematian. Anak kelinci yang dipisah secara mendadak biasanya mudah terserang bakteri ganas semacam Pasteurella multocida, enterotoxemia (yang mendorong produksi gas dan mengakibatkan bloat/kembung) atau bahkan bisa jadi mengakibatkan stress akut dengan penyakit caecal impaction (mati secara mendadak).

Maka, kalau ada pertanyaan, mengapa banyak kelinci anakan yang dibeli itu mati? Jawaban mendasarnya mudah, yakni pola penyapihan yang tidak beres, selain karena masalah stress akibat perjalanan kendaraan tentunya.

Tradisi baru.

Seharusnya kita memang memulai tradisi baru dalam hal penyapihan ini. Jika mau aman, seyogianya kelinci anak diperjual-belikan setelah umur 3 bulan. Mutazim Fakkih, Ahli Kelinci dari Klaten mengatakan, “saya tidak akan pernah melepas kelinci saya di bawah umur 3 bulan. Sebab kalaupun tidak mengakibatkan kematian, biasanya anakan itu jelek untuk indukan. Induk yang baik adalah yang dirawat secara baik sejak kecil, terutama sehat bersama sang induk,” ujar pemilik kelinci Indukan berjumlah lebih seribu ekor ini. Menurut Tazim, ia tidak merasa rugi terbebani pakan selama pemeliharaan anak-anak kelici selama 2 bulan. Sebab ia bisa merasionalisasikan harga jual dengan biaya pakan dan perawatan. Dengan cara itu Tazim membuktikan angka kematian kelinci sangat rendah dan mereka yang hidup bisa menjadi indukan berkualitas.

Categories: dialog seputar kelinci | Tags: | 10 Comments

Create a free website or blog at WordPress.com.